rima khumaira

rima khumaira
personal

Friday, 5 September 2014

Bahagiakan Mereka

Senang sekali bisa melihat ayah dan ibu tertawa penuh ceria, bisa memberikan apa yang mereka butuhkan, bahkan sebelum mereka memintapun aku slalu ingin memenuhinya, memberikan kepada keduanya yang terbaik."Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo"Ya Tuhan ku ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka telah mendidik aku waktu kecil.
Semua yang kita lakukan untuk orangtua, takan bisa menggantikan apa yang telah mereka berikan untuk anak-anaknya. Terimakasih ibu, ayah...karena doa-doa kalian selalu mengiringi perjalanan anakmu ini untuk selalu istiqomah di jalan-Nya. Karena doa kalian neng bisa melewati semuanya dengan baik. Karena doa-doa kalian adalah kekuatanku tuk lalui perjalanan yang penuh liku dan berduri ini.Ibu wanita yang tangguh, Ayah yang penyabar. Kalian telah mengajarkanku dengan cinta kalian bagaimana mengenal Tuhan dengan baik. Kalian tanamkan keimanan sehingga walau dimanapun aku berada, aku mempunyai pijakan tuk berdiri, mempunyai tempat tuk mengadu.
Masih teringat ketika dulu ayah kesal dengan kemalasanku, Ibu khawatir dengan pergaulanku. Tapi kini, di sini jauh dari kalian membuatku berusaha menjaga diriku sebaik mungkin. Aku ingin menjadi sholehahmu yah...bu...seperti doa-doa yang kalian panjatkan untukku selalu.Membahagiakan mereka, bukan hanya sekedar dengan mengirimkan pundi-pundi dollar setiap bulannya. Namun lebih dari itu, kita harus menjaga amanah yang mereka berikan, menjalankan fungsinya sebagai seorang anak dengan mendoakan keduanya dan berkelakuan baik sesuai perintah agama. Sehingga mereka tidak khawatir dimanapun,apapun dan kapanpun karena hati terpaut cinta karena Allah.Semoga neng slalu menjadi anak yang berbakti dan bisa membahagiakan kalian dunia dan akherat. Smoga kita bisa tetap berkumpul di Jannah-Nya kelak.

Kowloon-HK

Tuesday, 2 September 2014

PMS : Iman Kunci Segalanya

Peggy Melati Sukma, siapa yang tak kenal dengan aktris multitalenta dengan jargon "pusiiing" nya ini. Alhamdulillah bisa berkesempatan manggung bareng teh Peggy. Kesan awal bertemu, orangnya cantik,ramah, pintar, berwawasan luas, profesional, hampir mendekati sempurna.
Ia juga seorang pebisnis, penulis, aktris, sosialita dan sederet karya serta banyak penghargaan yang ia raih.
Jadi teringat sebuah lirik nasyid "punya anak sudah cantik juga sholeh, prestasinya oke..." Subhanallah, bahagia sekali yang menjadi orangtuanya.

Banyak pelajaran yang bisa diambil, baik ketika pertemuan pertama kami maupun ketika satu panggung bersamanya. Kebetulan waktu itu saya menjadi MC acara halal bi halal yang dihelat Dompet Dhuafa HK (3/8) di Dance Cafe Fortress Hill,
Jadi banyak tahu bagaimana persiapan sebelum action on the stage, biar terasa emosi dan hidup acara tersebut. Jadi tidak sekadar berbicara di depan audience.

Peggy yang sekarang berbeda sekali dengan penampilan sebelumnya, beberapa tahun silam ketika pertama aku mengenalnya lewat layar kaca. Kini ia begitu anggun dengan hijabnya, banyak perubahan positif yang ia lakukan, bahkan kini ia aktif syiar islam. Semoga istiqomah ya teh.
Kisah hidupnya yang dulu suram, ia jadikan pelajaran supaya yang lain jangan sampai seperti dirinya.
Cobaan yang datang silih berganti, membuat ia kembali menemukan Allah. Ia bercerita tentang hidupnya sebelum menjadi artis hingga terkenal dan bisnis-bisnisnya yang sukses, hingga akhirnya teguran kasih sayang Allah menyapanya.

Teh Peggy berpesan bahwa begitu pentingnya iman, karena ia merupakan kondisi dasar, iman kunci segalanya. Bagi yang penasaran kisah selanjutnya bisa baca bukunya "Ku Jemput Engkau di Sepertiga Malam".




Saturday, 14 June 2014

Jalan-Jalan ke Wetland Park




Hong Kong Wetland Park adalah tempat konservasi, pendidikan dan fasilitas pariwisata yang terletak di bagian utara dari Tin Shui Wai di Yuen Long. Merupakan daerah mitigasi ekologis untuk lahan basah.



Disana ada galery pameran, teater, toko souvenir, area bermain indoor (adventure rawa) dan pusat sumber daya.
Menghabiskan waktu liburan (1/5) bersama sahabat terinta -Adis dan Mak Eva, terasa menyenangkan. Bawa bekal seadanya, menikmati suasana sambil bercerita tentang masa depan dan cita-cita.

Mudah untuk menuju lokasi, anda bisa naik kereta turun di Hung Hom station, lalu interchange menuju Tin Shui Wai. Darisana sambung naik MTR Light Rail No. 705, sekitar 5 menit dari light rail menuju  lokasi.



Tiket untuk masuk per orang hanya $30, jika rombongan minimal 10 orang/grup, maka akan mendapatkan diskon.
Selamat menikmati pemandangan plus belajar tentang ekologi sistem, cocok juga untuk keluarga dan membawa anak-anak ke tempat ini, karena mereka bisa belajar banyak hal dan bermain sepuasnya. :)





Monday, 28 October 2013

Orientasi Siswa dan Belajar Akselerasi Tafsir Qurán bersama DDHK

Minggu adalah hari liburku, seperti biasa aku menjalankan tugas sebagai volunteer reporter DDHK News (www.ddhongkong.org). Ahad (27/10) sekitar pukul 08.00 berangkat dari rumah langsung menuju Masjid Wanchai untuk mengikuti program kelas bahasa arab sebelum memulai aktivitas liputanku.

Guru kelas bahasa arab belum bisa hadir dan penggantinya pun sedang ziarah ke Guang Zhou. Namun kelas tetap berjalan seperti biasanya dan diisi dengan kelas hafalan al qurán.
Sekitar pukul 10.30 aku menuju markas Migrant Institute Dompet Dhuafa Hong Kong (MI DDHK) di Heaven Street Causewaybay untuk meliput kegiatan "Orientasi Siswa Baru kelas Menjahit Angkatan 26".
Setiba disana, acara telah dimulai dengan sambutan oleh Pjs GM DDHK, Ustadz Muhammad Faris Afif.
Aku mengambil duduk paling belakang agar bisa mengambil foto dokumentasi dengan leluasa.

Suasana orientasi begitu akrab penuh kekeluargaan, tampak dari wajah-wajah peserta yang begitu antusias mengikuti acara. Mereka saling memberikan motivasi dan semangat serta harapan dengan mengikuti program menjahit ini, agar bisa mandiri kelak di tanah air. bahkan wanti (Koordinator acara dan Guru menjahit) ini mengatakan bahwa teman-teman BMI bisa melebihi designer kondang seperti Anna Avanty atau bahkan Ivan Gunawan.


Acara selesai sekitar pukul 13.30, sebelum meninggalkan lokasi saya sedikit berbincang dengan mba wanti terkait kegiatan tersebut serta obrolan ringan lainnya. Tak lupa sholat dzuhur dan makan siang bersama mereka, lalu menuju lapangan Victoria Park, bergabung dengan mujahidah-mujahidah DDHK lainnya untuk mengikuti program Akselerasi Tafsir Al qurán Aplikatif bersama Ustadz Nur Fuad, persembahan dari LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qurán) DDHK.

Tiba di lokasi lapangan, tak kalah menariknya. Karena selain belajar di tempat terbuka dimana menjadi pusat perhatian teman-teman sekeliling, juga kami diajarkan bagaimana belajar menghapal al qur an beserta arti dan tafsirnya dengan mudah dan cepat.
Namun saya tidak bisa mengikuti acara sampai selesai karena pukul 16.00 harus tiba di kantor DDHK untuk rapat kepala divisi.

Alhamdulillah, walau jauh di rantau tapi masih bisa bersilaturahim dengan teman-teman lainnya, bertalabul ilmi, menghadiri majelis ilmu, dan tentunya memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar bermanfaat tuk dunia akherat, Lillah, Billah dan Fillah nya insya Allah selalu dijaga.







Monday, 21 October 2013

Hiking Ke Air Terjun Wong Lung Hang

Jika di tanah air punya air terjun Cibodas- Bogor, maka Hong Kong punya air terjun Wong Lung Hang. Air terjun indah yang pernah saya kunjungi selama di tanah air mau pun Hong Kong (jarang jalan-jalan soalnya), heeee.... Tentu masih banyak air terjun lainnya yang lebih indah dan mempesona.

(1/10)  memanfaatkan hari libur dengan tadabur alama, hiking bersama 38 kawan lainnya termasuk satu warga HK yang ikut hiking ke Wong Lung hang. kami berkumpul di st. Tung Chung pukul 09.30 dan berangkat sekitar pukul 11.00 karena menunggu pemandu dan beberapa teman lainnya yang pernah hike kesana sebelumnya.

Sebelum memulai perjalanan, kami breafing dan berdoa bersama agar perjalanan lancar tiada halangan suatu apapun. tak lupa foto bersama sebagai kenangan.

Medan yang kami lewati sungai bebatuan, beruntung air sungai tidak begitu keruh dan kami bisa meloncati batu dengan penuh hati-hati. Sepanjang perjalanan mengagumi ciptaan-Nya yang masya Allah indahnya.
Alhamdulillah, walau di rantau masih bisa menjalankan hoby menikmati pemandangan asri seperti di tanah air, bahkan mungkin lebih indah karena disini terjaga kebersihannya.




Perjalanan sekitar dua jam ke lokasi air terjun, pukul 13.00 kami beristirahat sebentar untuk istirahat, makan dan minum. lalu melanjutkan perjalanan kembali dengan meloncati bebatuan.
Ini merupakan hike yang ketiga kalinya selama di Hong Kong. Awal hiking malah perjalanan lebih dari 10 jam karena medannya mendaki, hingga kita kelelahan dan dehidrasi karena bertepatan dengan musim panas. Namun setiap perjalanan ada moment indah tersendiri.

Dengan penuh perjuangan akhirnya kami sampai ke tempat yang dituju sekitar pukul 13.30, tiba di lokasi ada yang langsung terjun mandi, makan, istirahat, sholat, bahkan ada yang menangkap mencari ikan karena saking jernih air sungainya, ikan begitu menggoda untuk ditangkap.
Semuanya menikmati perjalanan dengan senang dan gembira, walau air terjun yang kami kunjungi masih ada lagi diatasnya yang lebih tinggi, namun kami puas, karena lelah terbayar sudah.



Friday, 23 August 2013

Daripada Tersinggung, Lebih Baik Berubah dan Berbenah!!

Makin seru dan kian memanas kasus Solmed dengan BMI HK, masing-masing pihak menyatakan pembelaannya menurut versi masing-masing. Lalu apa yang akan dicapai dari masalah tersebut? apakah hanya kepuasan pengakuan publik, gengsi, pamor dll?? Daripada sibuk dengan sesuatu yang kurang manfaat lebih baik kita berbenah dan berubah. Lakukan yang terbaik tuk umat, do it coz Allah thats much better than hurting each other, right??

Masih banyak yang harus kita lakukan, saudara-saudara muslim kita di Mesir dan Syiria membutuhkan bantuan kita. Tidak hanya dalam bentuk materi tapi juga doa. Marilah sesama muslim kita saling memaafkan, tidak ada untungnya saling menjatuhkan. Saling instropeksi, perbaiki dan pantaskan diri di hadapan Allah.

Jangan sampai kita malah disibukkan dengan hal-hal yang sepele, hingga melupakan tugas besar kita, pekerjaan kita, tujuan awal kita. Sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi orang lain.
Rapatkan kembali barisan, luruskan shaf, perkuat iman dan islam, rekatkan kembali ukhuwah.

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati ini telah terhimpun dalam cinta kepada-Mu, telah berjumpa dalam taat kepada-Mu, telah bersatu dalam dakwah kepada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu, maka teguhkanlah ikatannya, kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati tersebut dengan cahaya-Mu yang tidak pernah sirna, Lapangkanlah dada-dada kami dengan kelimpahan iman kepada-Mu dan indahnya bertawakal kepada-Mu.
Hidupkanlah ia dengan makrifat kepada-Mu, wafatkanlah ia dengan makrifah kepadaMu.
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah, kabulkanlah dan sampaikanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw, kepada keluarga dan para sahabat beliau."


Thursday, 22 August 2013

Ustadz Pasang Tarif, BMI Harus Cermat Mengundang Ustadz & Luruskan Niat!!

Menanggapi kasus yang kian marak dan hangat dibicarakan tentang ustadz yang pasang tarif (Ustadz Solmed atau Soleh Mahmud), sebenarnya ini bukan kasus baru. Sebelumnya memang sering terjadi di kalangan organisasi BMI HK. Namun mungkin karena kebetulan ustadz kali ini yang diundang adalah ustadz yang sering muncul di televisi, dan memang yang mengundang mempublikasikan berita tentang kekecewaannya tersebut. Sangat disayangkan sesama muslim akhirnya saling menghujat dan menjatuhkan.
Jika sesama muslim saling menghujat, akhirnya tiada lagi kepercayaan, saling cerai berai. Tanpa kita sadari, kita jadi bahan tawaan pihak luar.

Adapun istilah tarif yang digemborkan itu memang terlalu kasar kalau digunakan untuk ustadz dan bisa menimbulkan fitnah. karena yang namanya tarif itu harga mati seperti tarif bus, kereta dll.
Dakwah mematok bisaroh boleh asal ada kesepakatan bersama, namun jika salah satu pihak keberatan dan tidak bisa menyanggupi ya tidak usah cari-cari kambing hitam.


Sebenarnya bisa diselesaikan baik-baik agar tidak menyulut pertikaian antar sesama, apalagi muslim itu bersaudara dimana satu terluka smua ikut merasakan.
Jika memang demikian, seharusnya tidak usah diundang lagi. Teman-teman juga harus meluruskan niat mengadakan pengajian tujuannya untuk apa dan apa target yang akan dicapai dari hasil pengajian tersebut. Jadi tidak hanya mengadakan pengajian,masuk telinga kanan keluar telinga kiri, dalam artian setelah bubar acara pengajian tidak ada hasil apa-apa dari pengajian tersebut alias Barlen (Bubar ora kelalen) orang Cirebon bilang.
Tidak hanya sekadar menghibur teman-teman dengan guyonan ustadz dengan gaya penyampaiannya, tapi lebih kepada isi apa yang akan disampaikan.

Kini banyak organisasi pengajian mengundang Ustadz terkenal justru hanya sebagai ajang saingan dan saling menjatuhkan, bahkan ada yang sampai rela meminjam uang di bank, mengorbankan segalanya demi gengsi. Naudzubillah.



Semoga semuanya menjadi pembelajaran buat kita semua, agar lebih selektif mengundang ustadz. Karena yang terpenting adalah apa yang disampaikan, bukan siapa yang menyampaikan.